Salam, wahai pemuda, Telah kudengar
kabar tentangmu. Tentang segala tindakanmu yang hebat di masa lalu. Tentang
sumpah yang kau ikrarkan bersama
teman-temamu . Jika hari itu tidak ada, tidak ada pula simpul yang begitu kuat
untuk kebhinekaan negeri ini. Juga Tentang
keberanianmu membawa Bung Karno ke Rengasdengklok. Jika hari itu tidak ada,
entah sampai kapan kita merdeka. Oh iya, masih ada lagi, yaitu Tentang Kekuatanmu
mengubah masa. Ketika orde lama kehilangan kendali, engkau mengubahnya menjadi
orde baru, Ketika orde baru tejebak tirani, engkau hadirkan reformasi. Jika
hari itu tidak ada, entah kemana negeri ini.
Sabtu, 27 Oktober 2012
Kamis, 25 Oktober 2012
Hidangan
Biarkan sekitarmu!
Biarkan semesta menyapamu, di padangmu!
Dari Sang Khalik,
pemilikmu
Biarkan alunanmu, pada arusmu!
Karena perhentianku, pada batas yang menggetarkan
Sabtu, 21 Juli 2012
Kata Bijak (III)
Berhentilah
sejenak dan rasakan sirkulasi angin di sekitarmu. Biarkan kelelahanmu
diterbangkan dan berganti dengan semangat yang baru.
Dengarlah alam dalam keheninganmu. Temukan dan rasakan harmoni senandungnya. Sungguh, itulah harmoni maha indah, Karya Komponis Agung, Pencipta semesta. Sadarilah, bahwa kamu adalah bagian dari harmoni itu.
Sabtu, 26 Mei 2012
Balada Petang Perjalanan
Ketika deru mesin perlahan
Ketika seperti biasa aku mendayu dalam
lamun kerinduan
Samar seorang pemuda terhuyung di tengah
jalan
Badannya penuh tato, rambut urakan
Senin, 30 April 2012
Sajak di Siang Bolong
Dari lembah, dari kedalaman paling dalam
Demikianlah, aku harus merambat
Beberapa orang yang melihat memalingkan wajah dan cekikikan,
Mungkin karena akar-akarku yang kecil
Beberapa orang yang lain menghakimi
Langganan:
Postingan (Atom)




