Rabu, 25 Januari 2012

Air Mata Mata Air

Sumber mata air Bukit Tangir mengalir di ceruk-ceruk batu
Sejuk melepas lelah pengendara
Tapi lihatlah, sayang di sayang aliranya terputus pada jalan raya

Kemana lagi mata air Tangir berharap
Pada tubuhnya merambat ilalang
Sungguh akan disusulnya nasib bukit-bukit disekitarnya

Dan lihatlah nun jauh di sana,

Rabu, 23 November 2011

Susah

Kami mudah tertipu tuanku
Karena kami hidup dalam ketandusan
Karena dulu rimba, jadi tunggul, kini ilalang
Mudah sekali terbakar
Seperti kami yang mudah tertipu
Kami juga tak pandai bicara
Karena mungkin kami dilestarikan
Pendidikan jauh
Jalan tak bagus
Susah kemana-mana
Kami hanya di sini
Susah berladang
Susah memasarkan hasil ladang.

Oleh: C. Tefbana

Sabtu, 29 Oktober 2011

Cerita Singkat

Aku mendengar cerita
Dan aku tahu aku sudah kehilangan
Ternyata cerita itu begitu singkat jika keduanya sama

Aku sudah lama
Dan aku tidak melihat tanda pada cerita
Aku memang sudah kehilangan

Mengapa cerita ini baru ada?
Mengapa begitu lama aku disadarkan?

Senin, 24 Oktober 2011

Nyanyian Pilu Belantara

Menatap pilu belantara
Belantara menapak derita

Bukan persoalan mencari nafkah
Tapi persoalan lupa pada kehidupan
Pada perkampungan di tepi belantara
Pada anak cucu
Pada cerita belantara di masa datang

Sebab mesin-mesin telah terlalu angkuh

Sabtu, 15 Oktober 2011

Aku Tidak Tahu

Ketika puisi tak lagi mampu menghibur
Kemanakah aku?
Segala asa menjadi hampa
Aku menatap kesia-siaan
Aku menyayangi kesia-siaan

Dalam heningnya malam
Dalam hiruk pikuk keramaian
Tak kutemukan kamu