Senin, 20 Februari 2012

Salam Hangat Kecemasan!

Selamat datang kecemasan
Salam hangat,
Meski tak pernah kuundang kamu

Silakan masuk dan duduklah pada rumahku
Pada kursi-kursi yang memang sederhana
Yang aku tau kamu tidak akan  menolaknya
Karena kamu bisa duduk dimana pun

Jumat, 17 Februari 2012

Tuliskan!

Tuliskan, disini ingin kulihat
Karena dalam geloraku kurindukan ketenangan

Aku ingin terbang
Ingin  kulihat merekahnya kuncup dipekaranganmu
Juga nyanyian burung-burung yang menyambut cerahnya pagimu
Ingin kulihat lagi hari itu

Rabu, 08 Februari 2012

Dimana Kerinduanku?

Dimanakah kerinduanku?
Yang padanya aku ingin kembali?
Pada beningnya aliran-aliran sungai
Yang  dulu aku minum
Dan kini mengalir dalam darahku

Pada tingginya pohon-pohon
Yang dulu pada daunnya aku berlindung

Sabtu, 04 Februari 2012

Air

Stetes dari atas
Bergulir pada pucuk
Lalu jatuh pada air tenang di bawahnya

Sebuah gelombang kecil menyapa
reaksi yang harus terjadi

Rabu, 25 Januari 2012

Air Mata Mata Air

Sumber mata air Bukit Tangir mengalir di ceruk-ceruk batu
Sejuk melepas lelah pengendara
Tapi lihatlah, sayang di sayang aliranya terputus pada jalan raya

Kemana lagi mata air Tangir berharap
Pada tubuhnya merambat ilalang
Sungguh akan disusulnya nasib bukit-bukit disekitarnya

Dan lihatlah nun jauh di sana,