Teman-temanku, mari kita duduk bersama. Di sana ada sebuah kedai, tempat kita dahulu berbagi cerita. Dan hari ini, waktu membawa kita bertemu kembali. Mari kita pergi pada kedai yang sama. Jangan khawatir, tenang saja, sebab aku yang akan membayar semuanya. Kopi pahit kesuakaan kita akan kupesankan untuk kalian. Dan tentu saja sebungkus rokok kretek, untuk sekedar mengenang kebersamaan.
Mari bercerita, mari meminum kopi pahit. Sebab memang kepahitan bukan untuk disesali, tetapi untuk dirasakan agar kita menjadi manusia yang lebih kuat. Bukankah empedu
